Individu Nyala

Cara Lapor SPT Tahunan dengan Mudah untuk Wajib Pajak

7 Jan 2026 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Cara lapor SPT tahunan dapat dilakukan secara online melalui layanan resmi Direktorat Jenderal Pajak. Artikel ini menjelaskan langkah-langkah lapor SPT tahunan, serta hal penting yang perlu diperhatikan wajib pajak!

SPT Tahunan adalah surat yang digunakan oleh Wajib Pajak untuk melaporkan penghitungan dan pembayaran pajak mereka.

Surat ini juga digunakan untuk melaporkan objek pajak atau bukan objek pajak, hingga harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Kewajiban melaporkan SPT mengacu pada UU Nomor 6 Tahun 1982 yang mengalami beberapa perubahan dan terakhir menjadi UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Melaporkan SPT menjadi sarana bagi warga negara yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan perhitungan jumlah pajak selama setahun terakhir.

Baca juga: 6 Jenis Tarif Pajak yang Perlu Diketahui Wajib Pajak

Cara Lapor SPT

Lapor SPT untuk orang pribadi dilakukan paling lama 3 Bulan setelah akhir Tahun Pajak  (31 Maret). Sementara untuk SPT Badan dilaporkan paling lama 4 Bulan setelah akhir Tahun Pajak (30 April).

Melaporkan SPT bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu datang langsung ke Kantor Pajak Pratama (KPP) terdekat, atau yang kedua secara online melalui sistem Coretax DJP.

Untuk cara pertama, kamu hanya perlu mendatangi KPP setempat dengan membawa dokumen seperti NPWP, bukti potong, KTP, dan dokumen pendukung lainnya menyesuaikan kebutuhan dari formulir masing-masing.

Bagaimana dengan pelaporan SPT online? Berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi!

1. Masuk ke Sistem Coretax DJP

Akses Coretax DJP di https://coretaxdjp.pajak.go.id/, login menggunakan NIK/NPWP 16 digit dan password akun Coretax. Setelah berhasil masuk, pastikan data profil wajib pajak sudah benar.

2. Akses Menu SPT

Pilih menu SPT, lalu klik Konsep SPT. Di halaman ini, klik Buat Konsep SPT untuk memulai pelaporan SPT Tahunan.

3. Pilih Jenis dan Periode SPT

  • Jenis SPT: SPT Tahunan
  • Jenis Pajak: PPh Orang Pribadi
  • Tahun Pajak: sesuai tahun yang dilaporkan
  • Status SPT: Normal
  • Lanjutkan ke tahap berikutnya.

4. Isi Induk SPT

Lengkapi data pada Induk SPT, meliputi:

  • Status perkawinan dan tanggungan
  • Kewajiban pembukuan atau pencatatan
    • â—‹Untuk wajib pajak karyawan, pilih pencatatan.
    • â—‹Data penghasilan dan pajak biasanya akan terisi otomatis jika bukti potong sudah tersedia.

5. Isi Lampiran Penghasilan

Masuk ke bagian Lampiran Penghasilan dan pastikan:

  • Penghasilan dari pekerjaan (berdasarkan Bukti Potong A1/BPA1) sudah tercantum
  • Pajak yang telah dipotong pemberi kerja sudah sesuai
  • Jika belum muncul, tambahkan bukti potong secara manual sesuai data A1.

6. Isi Lampiran Harta dan Utang

Lengkapi data:

  • Harta yang dimiliki per 31 Desember
  • Utang jika ada
  • Jika tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya, cukup pastikan datanya masih relevan.

7. Cek Perhitungan Pajak

Masuk ke bagian Ringkasan SPT untuk melihat:

8. Kirim dan Tanda Tangani SPT

  • Centang pernyataan kebenaran data, lalu klik Kirim SPT.
  • Masukkan Kode Otorisasi DJP dan passphrase untuk tanda tangan elektronik.

9. Unduh Bukti Penerimaan Elektronik (BPE)

Setelah SPT berhasil dikirim, sistem akan menampilkan Bukti Penerimaan Elektronik. Simpan atau unduh BPE sebagai bukti resmi pelaporan SPT Tahunan.

Baca juga: Apa Itu PPnBM: Definisi, Perhitungan, Tarif dan Fungsinya

Bayar Pajak Lebih Mudah

Pelaporan SPT itu mengacu pada bukti potong yang didapat dari perusahaan tempat bekerja. Jika pajak terutang tidak lebih besar dari total kredit pajak dalam satu tahun, maka kamu nggak perlu membayar lagi.

Namun, ada kondisi di mana kamu harus membayar pajak, yaitu ketika statusnya “kurang bayar”. Ini adalah kondisi ketika pajak terutang lebih besar dibanding total kredit pajak yang telah dibayarkan selama satu tahun pajak.

Ketika hal ini terjadi, kamu bisa melakukan koreksi dengan menghitung kembali pajak terutang, barangkali terjadi kesalahan saat input data. Namun jika tidak ada kesalahan, dan memang kurang bayar, kamu bisa langsung kode billing untuk melakukan pembayaran.

Itulah ulasan mengenai bagaimana cara melaporkan SPT Tahunan dengan mudah. Saat ini bayar pajak yang langsung bisa dilakukan secara online loh! Pembayaran online bisa dilakukan melalui bank yang bekerja sama dengan Dirjen Pajak, salah satunya OCBC.

OCBC memiliki layanan pembayaran pajak yang sangat mudah dan bisa diakses 24 jam. Layanan ini juga berlaku untuk semua jenis penerimaan negara, baik itu Pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak, serta Bea dan Cukai.

Pembayaran pajak melalui OCBC bisa dilakukan secara mudah melalui aplikasi OCBC mobile! Untuk informasi selengkapnya kamu bisa klik link ini!

Baca juga: Begini Cara Menghitung Pajak Penjualan Tanah dan Hukumnya

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC
OCBC mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Baru Berkeluarga? Tantangan Keuangan Ini Hampir Selalu Terjadi
  • Individu
  • Nyala

Baru Berkeluarga? Tantangan Keuangan Ini Hampir Selalu Terjadi

21 Jan 2026

Keluarga muda selalu menghadapi tekanan finansial unik. Artikel ini membahas tantangan umum yang pasti akan dihadapi dan cara mengatasinya agar tetap seimbang.

Pecinta Star Wars Wajib Punya! Ini Keunggulan Kartu Kredit OCBC Star Wars Platinum
  • Nyala
  • Individu

Pecinta Star Wars Wajib Punya! Ini Keunggulan Kartu Kredit OCBC Star Wars Platinum

21 Jan 2026

Desain eksklusif Star Wars, reward poinseru, dan promo lifestyle bikin kartu kredit OCBC Star Wars Platinum jadi incaran fans dan pengguna harian

Waspada Tiga Modus Penipuan Digital yang Paling Sering Terjadi
  • Individu

Waspada Tiga Modus Penipuan Digital yang Paling Sering Terjadi

21 Jan 2026
Seiring meningkatnya aktivitas digital, pelaku kejahatan juga semakin kreatif dalam menjalankan aksinya. Berbagai modus penipuan kini dikemas seolah-olah berasal dari instansi resmi agar korban lengah dan memberikan data pribadi maupun akses keuangan.
Pecinta Hewan Wajib Tahu! 5 Aktivitas Seru Bareng Anabul dan Benefit OCBC Pet Lovers
  • Individu

Pecinta Hewan Wajib Tahu! 5 Aktivitas Seru Bareng Anabul dan Benefit OCBC Pet Lovers

20 Jan 2026
Ajak hewan kesayangan tetap happy tanpa boros. Simak 5 aktivitas pet-friendly yang bisa lebih hemat dengan promo dan reward OCBC Pet Lovers

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!